Selasa, 30 Januari 2018

~*~ Kritikan~*~

Bagi pemula tentang dunia tulis menulis seperti saya, akan melempem jika pertama kali kita menulis dikomentari dengan bahasa yang 'anarkis' :D alias pedas abis.

Ibarat orang mau naik pakai tangga, tangganya udah goyang-goyang sekuat tenaga dan diambillah tangga tersebut, tangga yang satu-satunya untuk kita bisa naik menggapai sesuatu dan membagikannya ke yang lain.
Yaaa.. kebayang kan rasanya? gimanaaaa gitu yaa.. :)

Tapi beda ya dengan komentar yang membangun mah, komentar yang membuat kita bikin keren lagi tulisannya. Itu mesti diterima dengan lapang dada.

Bagi pemula dalam dunia kepenulisan itu butuh banget yang namanya support, minimal support an para gurunya.

Tapi tetap ya tujuan utama kita menulis ikhlas karena allah saja.
Karena pasti akan berujung kecewa jika kita berharap pada manusia semata.

Memang sudah nalurinya, manusia ingin dipuji, tapi bukan berarti nambah sombong ya, bukan...tapi untuk lebih semangat dan giat lagi dalam menulis.

Meskipun tulisan saya gak bagus -bagus amat sih. masih sebatas tulisan curhatan hati gitu. :D
Tapi tidak apa2 ya, namanya juga pemula, siapa tau nanti bisa jadi penulis beneran. aamiin..

Saya jadi teringat komentar-komentar penulis buku, sebegitu mudahnya menulis, dan sebegitu gampangnya memberi komentar yang positip, membuat para pemula merasa enjoy dengan apa yang ditulisnya.

Beliau tidak hanya meninggalkan jejak 'jempol', tapi juga komentar simpel padat makna yang beliau tulis di kolom para anggota AMK.

'Tulisan yang renyah '

'Inspiratif'

'Keren'

'Saya suka. Renyah dikunyah tulisannya'

'Inspiring dan dalem'

'Storytelling yg keren'

Itu adalah salah satu diantara banyaknya komentar postif lain dari tulisan para anggota AMK.

Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam.” (HR. Bukhari Muslim).

Hadist di atas mengingatkan kita sebisa mungkin isi pembicaraan kita harus baik, jika tidak bisa lebih baik diam.
Agar tidak ada hati yang tersakiti dengan ucapan atau komentar pedas kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar