Rabu, 15 April 2020

_*_ Resep Cistik Anti Gagal _*_



Ada kisah tersendiri, ketika pulang kampung ke rumah suami, selalu ada kesan rindu, saat lama tak bertemu, kampung halamannya begitu ngangenin, tak hanya alun-alun dan mesjidnya, tapi sudut dapur ruangan Ibu, yang disana selalu ada hasil buatan tangannya, enak dan selalu bikin ketagihan, hihi..

Bolu, sambel kentang, kue kering, dan yang sekarang lagi sering banget di bikin adalah, makanan ringan cistik, meski tanpa keju, tapi rasa enaaaak banget, mungkin karena dibuat dengan cinta yang tulus dari dalam hati, jadi hasilnya pun niqmat enak banget. :)

Dan untuk melepas rasa rindu terhadap cemilan yang satu itu, aku buat sendiri dong di rumah, udah coba dua kali sih, meski rasa agak beda ya, tapi tetep enak tau. hihi...alhamdulillah gak bertahan lama di toples, langsung habis mak.

Nah, kali ini mau coba share nih, resep cistik atau stik bawang ala aku.

Bahan-bahan:
* 1/2 kg Tepung terigu
* 1 sendok Korsvet
* 2 sendok margarin
* 1 butir telur
* 1 bungkus penyedap rasa (ro*ko)
*secukupnya garam dan irisan daun seledri

Cara membuat:
1. Siapkan wadah bersih, tuangkan terigu dan korsvet, campur sampai merata.
2. Lelehkan margarin, setelah hangat masukan penyedap rasa dan garam, aduk sampai merata, lalu masukan ke dalam tepung terigu.
3. Masukan telur, air dan daun seledri, uleni sampai kalis.
4. Jika sudah kalis, siapkan gilingan, lalu potong dengan ketebalan sesuai selera.
(Kalau aku, pertama giling di no 2, lalu no 3, setelah itu potong seukuran mirip mie ya)
5. Panaskan wajan, dan goreng semua adonan stik sampai kuning keemasan.

Selamat mencoba ya, lumayan setengah kilo dapatnya banyak banget, alhamdulillah, jadi jajan sehat di rumah deh, jika kita bisa buat cemilan untuk keluarga tercinta, tentu ini sangat menguntungkan perekonomian para emak-emak. hihi.
Mendukung untuk menekan perdompetan, agar tetap tebal kan ya mak, hihi..

Saat di rumah saja seperti ini, jajan diluar sudah tidak memungkinkan lagi, banyak pedagang yang tutup, dan entah sampai kapan virus ini kan berakhir.

Harapku diakhir tulisan ini,
agar semua kembali normal, dan bisa menjalankan aktifitas seperti biasa lagi. Aamiin..


Kamis, 02 Januari 2020

-*- Berani Berhijrah -*-


Patut disyukuri saat ini gelombang hijrah begitu deras, terutama dari para artis. Kita tahu dunia artis begitu sangat di elu-elukan semua kalangan. Bagaimana tidak, secara kasat mata pekerjaan artis memang begitu menggoda, dengan honor yang besar siapa yang tak tergoda.

Tapi ternyata, setelah banyak artis yang hijrah, mereka begitu menyesal dengan dunia keartisanya, ada yang menyesal karena dosa jariyah sebab membuka aurat, ada yang menyesal karena sudah bermain riba demi kepuasan batinnya, ada pula yang meyesal karena selalu meninggalkan sholat, sebab tak ada waktu untuk melaksanakannya.

Sungguh mereka terbilang berani berhijrah, sebab rela meninggalkan kesenangan dunia yang sementara, demi mengraup ilmu agama secara kaffah. Meninggalkan keglamoran dunia artis, demi ketenangan batin dalam ketaatan padaNya.

Kepikiran aja, mereka yang artis punya segalanya berani banget berhijrah, kita (aku) yang bukan siapa-siapa, sudah siapakah berhijrah demi taat pada seluruh perintahNya?

Renungkanlah, Allah sudah kasih kita nafas sampai detik ini, sudah cukupkah amal yang akan dibawa, untuk pulang ke kehidupan yang hakiki?

Tahun sudah berganti, tapi ketaatan dalam diri masih segini-gini aja, siapkan diri untuk berani berhijrah, sebelum Allah cabut segala nikmat yang ada dalam diri kita. Jangan sampai penyesalan itu tiba, saat nafas sudah tak lagi ada.

Guys, yuk hijrah, kita bisa memulainya dengan,

1. Bergabung dengan orang-orang sholeh yang haus ilmu agama.
Zaman sekarang kajian keagaman itu udah menjamur banget, tinggal mau datang dan niatkan karena Allah semata.
Berkumpulnya dengan orang-oramg sholeh, insya allah akan saling mengingatkan kita pada kebaikan.

2. Ikuti kajian keagaman secara rutin.
Guys, iman itu kadang naik kadang turun, so harus banget di charge, minimal setiap minggu sekali kamu datang ke kajian. Agar semangat menuntut ilmu agama terus terjaga.

3. Selalu hadirkan Allah di saat melakukan aktivitas apapun, dengan begitu kita merasa di awasi oleh Allah, sehingga takut untuk melakukan hal yang sia-sia atau dosa.

4. Gak usah dengerin kata orang diluar sana, yang bilang 'sok suci' atau perkataan negatif apapun itu, ketika kamu sudah mantap berhijrah, maka yakinlah, Allah akan mendekapmu dalam nikmatnya beriman.

Selamat berhijrah,
Selamat memilih jalan taat.
Mendekat padaNya tanpa tapi tanpa nanti.

Pict : internet