Tipe-tipe orang dalam mengungkapkan isi pikiran memang unik, ada yang fasih berbicara, tapi sulit merangkai kata pada selembar kertas.
Ada yang hebat menulis, tapi kesulitan untuk berbicara di depan khalayak.
Kadang kita mengira orang yang pandai berbicara pandai juga merangkai kata, ternyata tidak juga, ada loh, mereka yang pandai mengekpresikan diri dalam berkata, tapi belum bisa menuangkan aksara ke dalam tulisan, pun sebaliknya.
Sebetulnya potensi orang dalam menulis, berbicara atau apapun itu.
Bukan dilihat dari bakat yang ada pada diri seseorang, melainkan pada mau tidaknya ia untuk belajar.
Belajar untuk berbicara di depan orang, belajar untuk menulis sampai mahir.
Berbicara untuk menyampaikan apa yang sudah kita tahu, misalnya tentang dilarangnya berpacaran, mencontek, berbohong, marah dengan teman lebih dari tiga hari, atau tentang ilmu apa saya yang kita ketahui.
Pepatah mengatakan bisa itu karena terbiasa, sesering mungkin kita berbicara di depan banyak orang, seiring berjalannya waktu insya allah, kita akan berani berbicara mengungkap apa yang tersimpan dalam pikiran kita.
Semua memang berproses, ada yang sekali dua kali sudah berani, ada yang harus berulang-ulang kali, baru ia akan berani.
Begitupun dengan menulis, menulis adalah aktivitas menuangkan ide yang ada di pikiran kita, cara termudah agar lancar menulis yaitu dengan menuliskan pengalaman hidup, coba deh di ingat-ingat, kenangan apa yang membuat kamu merasa bahagia dalam menjalani hidup, pasti banyak banget kan, tuangkan saja dalam secarik kertas, bisa jadi kenangan kamu bisa menginspirasi sahabat yang lainnya.
Puluhan terori menulis tak akan berarti, jika kita enggan memparktekkan atau mencobanya.
Semua bisa dimulai dengan belajar menuliskan sesuatu yang mudah, yang pernah kita alami dan rasakan dalam hidup ini, dijamin tulisan kita akan mengalir.
Sobat, jangan mengedit tulisan saat kita asyik menulis ya, tulis saja sampai merasa tulisan kita sudah selesai. Nah, baru setelah itu kita edit.
Jika sedang menulis, lalu sebentar-sebentar di edit, biasanya tulisan kita gak akan selesai.
Tidak usah memikirkan apakah tulisan kita bagus atau tidaknya, untuk pemula menuliskan sesuatu yang mudah adalah cara paling jitu, Insya allah biasanya kata-kata yang keluar dari perasaan, akan menyentuh hati para pembaca.
Tak lupa untuk menunjang tulisan agar lebih bergizi, kita harus rajin membaca dan terus melatih menuangkan rasa ke dalam tulisan.
Menulis adalah aktivitasnya orang-orang hebat, hasil tulisannya bisa dibaca ratusan kepala, dan menjadi amal jariyah ketika penulisnya sudah tiada.
'Setiap penulis akan mati, Hanya karyanyalah yang abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan dirimu di akhirat nanti'.
Yuk berlomba-lomba menyebar kebaikan lewat tulisan, tulisan yang bermanfaat yang bisa pembaca petik hikmahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar